subhannaallah wabihamdih

subhannaallah wabihamdih

membahas tentang agama islam.sunah rosulullah s.a.w, hidup & kehidupan
 
IndeksportalCalendarFAQPencarianAnggotaPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
bismillahirohmanirohim
--


border="0"


border="0"


border="0"

like/ twitter/+1
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Latest topics
» الشيخ محمد العريفي - ضع بصمتك في الخمور 1 - 7
Mon Dec 12, 2011 12:55 pm by indofal

» ceramah syeh afeefuddin
Thu Dec 08, 2011 11:57 am by indofal

» wafat gusdur mantan presiden RI
Mon Dec 05, 2011 11:00 am by indofal

» kumpulan bayi-bayi lucu
Mon Dec 05, 2011 10:53 am by indofal

» Islam sebagai Landasan Politik Melayu
Wed Nov 30, 2011 1:56 pm by indofal

» Lumpur Lapindo dan Dongeng Timun Emas
Wed Nov 30, 2011 1:51 pm by indofal

» Dahsyatnya Pengaruh Dongeng
Wed Nov 30, 2011 1:48 pm by indofal

» Bau Nyale, Teladan Berkorban Pemimpin
Wed Nov 30, 2011 1:45 pm by indofal

» Sumbangan Bahasa Melayu Riau Kepada Bahasa Indonesia
Wed Nov 30, 2011 1:41 pm by indofal

Top posters
indofal
 
barkah
 
Mujahid R. Faezan
 
lestarie
 
NurFirman
 
reva_rn
 

Share | 
 

 Surat Dari Sang Maha Pencipta

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
lestarie
anggota perak
anggota perak


Jumlah posting : 11
field name : 0
Join date : 05.01.11
Age : 31
Lokasi : Martapura

PostSubyek: Surat Dari Sang Maha Pencipta   Thu Jan 06, 2011 12:07 pm

Saat kau bangun di pagi hari, AKU memandangmu & berharap engkau akan
berbicara kepadaKu, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKu atau
bersyukur kepadaKu atas sesuatu hal yang indah terjadi dalam hidupmu
hari ini atau kemarin.

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk bekerja.
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada
sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu
sibuk.
Sad

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa
melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU
berpikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke
telepon, & menelpon seorang tmn utk mendengarkan gosip terbaru. AKU
melihat ketika engkau pergi bekerja & AKU menanti dgn sabar
sepanjang hari. Dgn semua kegiatanmu AKU berpikir engkau terlalu sibuk
mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau
merasa malu utk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak
menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja disekitarmu
& melihat beberapa temanmu berbicara & menyebut namaKU dengan
lembut sebelum mereka menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau
tidak melakukannya. Yah, tidak apa-apa masih ada waktu yang tersisa dan
aku berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang
ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yg harus kau kerjakan.
Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, AKU tidak tahu apakah kau
suka menonton TV atau tidak, hanya saja engkau selalu kesana &
menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan
apapun & hanya menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti
dgn sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali
kau tidak berbicara kepadaKU.

Saat tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucap-kan
selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan
tertidur tanpa sepatah pun namaKU kau sebut. Tidak apa-apa karena
mungkin engkau tidak menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah
bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan
bersabar terhadap orang lain. AKU menyayangimu, setiap hari AKU
menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau ucapan syukur dari hatimu.
Baiklah, engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh
kasih bahwa hari ini kau akan memberiKU sedikit waktu untuk menyapaKU.

Tapi yang AKU tunggu... ah, tak jua kau menyapaKU. Dari detik ke detik,
dari menit ke menit, dari jam ke jam, hingga hari berganti hari lagi,
kau masih mengacuhkan AKU. Tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a,
dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU.
Sad

Apakah salahKU padamu? Rizki yang AKU limpahkan, kesehatan yang AKU
berikan, harta yang AKU relakan, makanan yang AKU hidangkan, anak-anak
yang AKU rahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU ?
Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat
engkau akan menyapaKU, memohon perlindunganKU, dan bersujud menghadapKU.






Mad

Yang selalu menyertaimu setiap saat,

ALLAH SWT

Kembali Ke Atas Go down
 
Surat Dari Sang Maha Pencipta
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
subhannaallah wabihamdih :: khusus islam :: tempat khusus islam :: kehidupan islam-
Navigasi: